Berikut Perbedaan Readymix dan Sitemix

Readymix memiliki definisi yakni beton siap pakai yang telah dicampur antar bahan dengan takaran tertentu untuk memenuhi berbagai karakteristik. yang mana Karakteristik ini akan berhubungan dengan mutu serta menentukan bagaimana cara penggunaan serta untuk apa penggunaan nya, dikarenakanan readymix sendiri memiliki beragam jenis dan mutu, yang mana untuk setiap jenis serta mutu yang berbeda akan berbeda dalam hal pengunaan nya serta cara menggunakan nya.

Selanjutnya sitemix sendiri merupakan campuran yang dioalah secara manual dengan komposisi agregat seperti semen, kerikil, air dan lainnya, yang kemudian diolah di lokasi project secara langsung, sitemix sendiri sebenarnya dapat memiliki beragam jenis dalam hal penggunannya berdasarkan tingkatan setiap agregat yang dicampur dan diolah, namun dikarenakan pengolahan yang secara manual mutu yang diharapkan belum tentu akan tercapai.

Proses Yang Berbeda Pada Readymix dan Sitemix

Berdasarkan dari segi prosesnya readymix dapat diklasifikasikan menjadi beberapa mutu, pengklasifikasian nya berdasarkan pada komposisi serta karkateristiknya, Seperti penamaannya readymix merupakan beton yang siap tuang pada area kerja tanpa perlu melakukan proses pengolahan lagi ketika sampai pada area proyek, yang mana ini dapat lebih efisien dalam hal waktu kerja, dengan penggunaan readymix pekerjaan menjadi lebih simpel dan praktis.

Readymix sendiri sebenarnya dapat digunakan untuk penggunaan produksi produk lain ynag di sebut dengan precast, beberapa produk precast yang dibuat dengan readymix adalah u-ditch, box culvert, pipa rcp dan pagar panel beton.

Sedangkan dalam penggunaan sitemix perlu melakukan pengolahan secara manual di lokasi proyek yang mana ini akan memakan banyak waktu bagi pekerjaan, tentunya akan tidak efisien dalam hal waktu kerja, apalagi dengan proses yang dilakukan secara manual mutu yang akana diharapkan akan sulit untuk didapatkan, karna dalam proses penakaran bahan-bahannya berdasarkan kira-kira.

Berdasarkan perbandingan diatas antara readymix dan sitemix memiliki cara penggunaan yang berbeda, readymix sendiri akan lebih fungsional ketika digunakan untuk proyek yang memiliki sekala pekerjaan yang besar serta membutuhkan klasifikasi mutu tertentu yang diharapkan pada rancangan proyek, sedangkan untuk penggunaan sitemix sendiri akan lebih praktis bila digunakan pada pekerjaan dengan skala kecil yang mana dalam hal pekerjaan nya tidak terlalu memakan banyak waktu serta tidak terlalu menetapkan mutu tertentu dalam hal pekerjaan nya.

Readymix Memiliki Beragam Fungsi Berdasarkan Jenisnya

Readymix sendiri memiliki beragam jenis, jenis ini dibedakan berdasarkan pada tingkatan komposisi serta karkateristiknya, serta bisanya dapat dibedakan berdasarkan daya tekan serta daya tariknya :

  1. Mutu K-500
    Beton ready mix dengan mutu tersebut biasanya diaplikasikan untuk kebutuhan precast serta prestressed.
  2. Mutu K-450
    Untuk mutu -450 biasa digunakan untuk pembuatan jalan nasional dan proyek tol.
  3. Mutu K-350
    Mutu K-350 biasanya digunakan untuk pengecoran pada lantai dasar pada bangunan pabrik
  4. Mutu K-300
    Bangunan ruko atau bahkan rumah bertingkat antara 3 sampai 5 lantai bisa menggunakan readymix dengan mutu ini
  5. Mutu K-250
    Mutu K250 sendiri biasa digunakan untuk pembangunan pada rumah tinggal standar dan sampai tingkat 2
  6. Mutu K-225
    Readymix dengan Mutu K-225 dapat digunakan untuk bangunan seperti ruko kecil serta bangun bertingkat 2.
  7. Mutu K-175
    Dapat digunakan pada pekerjaan pengecoran pada bagian yang ringan.
  8. Mutu K-125
    Beton readymix dengan mutu ini digunakan untuk pembuatan lantai dasar contohnya pada pada mall.

Dengan adanya beberapa jenis maupun mutu di atas, setiap kebutuhan readymix memiliki jenis beton yang harus dipilih agar menyesuaikan dengan kebutuhan yang akan diperlukan, karna setiap jenis beton memiliki karakteristik sendiri yang sesuai dengan yang diperlukan serta memiliki fungsinya sendiri-sendiri.

Dalam proses pengaplikasiannya pun diperlukan orang yang memang sudah paham dengan penggunaan beton readymix pada proses pembangunan, ini dimaksudkan agar pekerjaan yang sudah dikerjakan memang sudah sesuai dengan yang diharapkan, agar orang-orang yang akan menggunakan fasilitas dari hasil pekerjaan tersebut merasa aman dan nyaman dalam menggunakannya, baik dari segi keselamatan maupun kekuatan dari hasil pekerjaan tersebut.

Penggunaan Sitemix

Penggunaan sitemix dapat dimanfaatkan pada proyek yang berskala kecil, contohnya pada pemabangunana rumah tinggal yang sederhana

Sitemix sendiri memiliki keunggulan pada hal penggunaan nya yang dapat digunakan siapa saja, tidak membutuhkan orang yang ahli dalam proses pencampurannya, dikarnakan proses pencampurannya yang manual sehingga takaran tiap agregatnya dapat menggunakan perkiraan.

Dalam proses pengadukannya pun hanya membutuhkan hal-hal yang sederhana, dalam proses nya untuk membuat adukan sitemix yang sederhana pun hanya membutuhkan cangkul serta orang yang akan mencampur adukan yang sudah ditakar sesuai dengan kebutuhan.

Penggunaan sitemix sendiri dalam hal biaya memiliki harga yang lebih terjangkau dibandungkan dengan penggunaan beton readymix, sehingga akan sangat pas dierapkan pada pekerjaan-pekerjaan dengan skala yang kecil, atau pada proses nya untuk lebih hemat dalam hal pekerjaannya, serta memiliki budget yang sedikit untuk proses pembangunan maka penggunaan sitemix akan sangangat cocok digunakana untuk pekerjaan tersebut.

Pada akhirnya baik readymix maupun sitemix sama-sama berguna untuk proses pembangunan dan memiliki fungsi dan kebutuhannya masing-masing, namun hanya berbeda untuk penggunaan nya, readymix dapat lebih fleksibel penggunaannya dapat digunakan untuk berbagai macam pekerjaan namun mungkin memebutuhkan biaya lebih tinggi dibandingkan dengan penggunaan sitemix dari segi biaya perkubik nya.

Scroll to Top